Wednesday, May 05, 2010

bapak



" sarapan nik... aku gawe penyetan.." kata seorang lelaki ketika melihat anak gadisnya yang bangun selalu siang dan baru menuruni tangga menuju kamar mandi.
" hehehe.. nggih. penyet nopo, pak?" kata gadis itu
"iku aku goreng urang maeng.." kata lelaki tersebut, karena beliau tau anak gadisnya suka dengan udang.

adegan di atas sering kali terjadi.

suatu saat, lelaki itu pernah juga menangis karena melihat anak gadis yang paling disayanginya daripada anak gadisnya yang lain itu sholat. menangis senang.

suatu saat juga, lelaki itu pernah juga menangis karena pernah menampar anak gadisnya itu karena melangkah terlalu jauh dan hilang dari pandangannya. beliau menyesal. gadis itu belum pernah disakitinya sebelumnya. hanya sekali, sekali itu. satu satunya.

baginya, anak gadisnya yang satu ini sungguh istimewa dan seharusnya memperoleh perlakuan yang istimewa juga. tak pernah ada larangan. tak pernah ada kekangan. tak pernah. karena beliau begitu percaya.

beberapa hari yang lalu, sebuah pertanyaan keluar dari mulut beliau karena anak gadisnya tak pulang selama dua hari. dan beliau memang sudah mencurigai sesuatu sejak beberapa bulan yang lalu. tapi beliau percaya, selalu percaya kalau anak gadisnya tak akan pernah mengkhianati kepercayaannya.
sebuah pertanyaan, yang dijawab dengan sebuah kebohongan oleh anak gadis itu.

OTAKKU DIMANA???!!!!
NGATURAKEN SEDOYO KALEPATAN KULO, BAPAK...

DEMI BAPAK, ANIK BERSEDIA MEMBUNUH. TERMASUK JUGA MEMBUNUH DIRI SENDIRI.