Saturday, February 06, 2010

Mendongeng itu Perlu



Seni mendongeng yang merupakan tradisi penuturan cerita lisan di Indonesia sesungguhnya sudah tumbuh sejak nenek moyang kita ada. Dan hingga kini ternyata masih banyak digemari anak-anak negeri ini. Seiring dengan pesatnya kemajuan zaman, seni tradisi mendongeng / bercerita ini, tidak bisa menhindar dari persaingan dengan budaya modern, terutama dalam perkembangan teknik media penyampaiannya.

Bila dulu anak-anak mendengarkan dongeng dari ibu atau neneknya saat menjelang tidur, tapi kini mereka bisa mendapatkan dongeng kapan saja dan dari media apa saja, misalnya dari cerita bergambar, kaset-kaset dongeng, atau acara cerita untuk anak yang disiarkan oleh radio atau tayangan televisi.

Walaupun demikian sesungguhnya mendongeng atau bercerita pada anak hingga saat ini adalah suatu hal yang amat perlu kita lakukan, baik itu oleh para guru, pustakawan maupun orang tua.

Pada saat kita mendongeng, anak-anak bisa mendengarkan serta mengembangkan daya imajinasi serta dapat pula memperluas minatnya untuk belajar mengenal sesama manusia dan kehidupan sekelilingnya serta terutama memahami pribadi dirinya sendiri.

Walaupun dongeng sering dianggap sebagai suatu cerita bohong, bualan, khayalan atau cerita yang mengada-ngada dan kurang manfaatnya, bahkan dongeng dianggap sebagai cerita yang tidak masuk akal. Sesungguhnya pendapat itu kurang beralasan dan tidak bijaksana. Padahal apabila kita cermati lebih mendalam isi cerita dari dongengan tersebut tentu sangatlah banyak manfaatnya yang dapat kita pelajari terutama dalam bidang pendidikan dan pelajaran budi pekerti yang luhur.

Manfaat lain dari mendengarkan dongeng adalah anak-anak akan terlatih untuk bersikap pro aktif yang akan terus dikembangkan dalam hidupnya, sekaligus membantu perkembangan dan pertumbuhan jiwa, serta kreativitas anak tersebut.

Tidak dapat dipungkiri saat ini kegiatan mendongeng sedkit demi sedikit mulai tersisihkan keberadaannya oleh pesatnya kemajuan teknologi modern, namun untunglah akhir-akhir ini masih banayk masyarakat yang peduli terhadap perkembangan dan pelestarian budaya mendongeng.

Di Indonesia meski agak sedikit terlambat perkembangannya saat ini kegiatan mendongeng sudah mulai menjamur, bahkan telah terbentuk sejumlah perkumpulan pendongeng antara lain lembaga Pelestarian dan Pengembangan Dongeng Iondonesia yang beranggotakan para pendongeng pemula, guru-guru muda, illustrator dan pemerhati anak.

Selain itu masyarakat pecinta buku bacaan telah membentuk wadah organisasi “Permata Doa” (Perhimpunan Masyarakat Pecinta Dongeng). Ada Pula Kelompok pecinta bacaan anak (KPBA), Society for the advancement of Children’s Litrature (SSACL) dan Indonesian Board on Books for Young People (INABBY) dan lain-lainnya.

Tidak hanya di dalam negeri saja, ternyata di luar negeripun kegiatan mendongeng mulai dilirik lagi misalnya di Amerika kegiatan mendongeng sudah dikomputerisasikan tentang dongeng. Para guru pengajarpun menyusun program mendongeng di kelas-kelas sekolah di Amerika hingga menembus dunia maya Internet.

Di Jepang kegiatan mendongeng kini menjadi acara primadona anak-anak, hal ini menarik minat para usahawan untuk mensponsori kegiatan hiburan yang paling menarik tersebut.

Di Inggris dan Jerman kegiatan mendongeng kadangkala dipadukan dengan situasi alam dan lingkungannya. Ini membuat daya tarik tersendiri. Yang lebih menarik para pendongeng memanfaatkan bekas-bekas peninggalan mendongeng. Cerita yang disajikan biasanya tentang para pahlawan pada zaman kejayaan kerajaan tersebut.

Di Negara-negara ASEAN seperti Malaysia dan Filipina, kegiatan mendongeng merupakan salah satu sajian tuntunan bagi anak anak dalam rangka mengajak anak mengikuti program gemar membaca.Tidak kalah menariknya di Singapura para pendongeng banyak dipekerjakan untuk menghibur anak-anak, saat orang tua mereka berbelanja di Super Market.

Jelas sekali kegiatan mendongeng sebenarnya tidak semata-mata sekedar bersifat hiburan belaka, melainkan memiliki tujuan yang lebih luhur, karena bermuatan pesan moral yang baik dan sangat berarti bagi perkembangan jiwa anak. Mendongeng pun mejadi cara termudah mengajari sesuatu kepada anak anak tanpa kesan menggurui.

Dengan kata lain tujuan utama mendongeng adalah memperkaya pengalaman batin anak dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan dengan cara yang paling sederhana dan menarik.

No comments: