Wednesday, January 13, 2010

dilarang hamil diluar nikah


okey, menindaklanjuti soal perawan tidak perawan dan seks diluar nikah, maka sampailah pada bahasan resiko yang menyertai seks diluar nikah. terlepas apakah bahasan tentang keperawanan adalah hal yang basi atau tidak, yang jelas jika anda melakukan seks diluar nikah anda pastikan sudah siap dengan resiko (tanggungjawab) yang menyertainya. khususnya jika anda perempuan.

mungkin tidak semua menyadiri dengan benar, apalagi kalo pas bersetubuh, bahwa resiko orang bersetubuh adalah hamil dan punya anak. saya menekankan ini pada perempuan. ini sangat berlaku bagi anda perempuan yang masih muda, yang libido lebih tinggi dari otak, yang perasaan ingin membuktikan cintanya pada pasangan dengan cara seks.dan akhirnya MEMILIH untuk melakukan seks. (ini tidak berlaku pada anda korban perkosaan)
HAMIL DI LUAR NIKAH:
1. aborsi (jika tidak siap)
perlu anda ketahui berapa uang yang ada punya, pertimbangkan tempat anda akan melakukan aborsi, kondisi prakter ahlinya, kondisi kesehatan fisik anda dan tentu saja psikologis anda.
dan yang perlu anda tau, ABORSI ITU MELANGGAR HUKUM! dan jika anda tetap melakukannya, saya sedikit kuatir dengan nilai kemanusiaan anda. tapi ini pilihan anda.
2. meneruskan untuk melahirkan
- menikah adalah jalan yang terbaik.
- melahirkan tanpa suami. okey kalo anda melakukan ini maka saya acungi 4 jempol yang saya punya. kenapa? secara psikologis anda haruslah perempuan yang sangat kuat. berhadapan dengan orang tua anda, masa depan anak anda yang bisa jadi tumbuh tanpa figur seorang ayah. pertimbangkan soal masa depan anak anda, tentang akte kelahiran yang secara hukum tidak bisa dibuat tanpa surat nikah. biasanya siasat yang dipakai adalah menggunakan kena lahir yang biasa diperoleh waktu melahirkan anak dirumah sakit. tapi beberapa sekolah menolak anak tanpa nama bapaknya. beberapa kasus biasanya mensiasati dengan memasukkan nama anak pada KK (kartu keluarga) dari sang ibu. berarti karena ibunya masih single maka ya.. masuk dalam KK milik nenek dan kakeknya. secara legal, anak ini kemudian menjadi adik dari sang ibu. nah ini melanggar hak anak, karena mengaburkan asal usul sang anak.

see, jika anda perempuan yang belum menikah dan memilih bersetubuh sebagai bagian dari hidup anda maka anda harus siap dengan beberapa resiko dari pilihan anda. jangan lupa jika anda meneruskan untuk melahirkan sang bayi tapi tanpa suami. anda harus siap bahwa anda melakukan pilihan ketika bersetubuh. bukan suatu paksaan, maka bersiaplah sebagai personal akan semua itu. bersetubuh adalah pilihan anda sebagai personal terlepas itu berkaitan dengan orang lain atau tidak.

No comments: