Thursday, June 01, 2006

did i care?
ada banyak yang terjadi akhir2 ini. jogja yang kata temen2ku kota impianku terkena gempa. cukup dasyat sampe memakan korban jiwa lebih dari 5000 orang. sebenarnya pada saat aku mendengar jogja gempa, aku yang ga segitunya peduli dengan teman2ku yang disana. coz i'm so sure dat they ok (yakin gitu aja). seperti juga yang terjadi di trenggalek sebelumnya, bencana longsor dan banjir hampir menenggelamkan seluruh kota trenggalek. sebenarnya menjadi kuatir, lebih pada sebuah tanggungjawab dari seseorang. maksutku disini adalah i dont realy care if him (d man dat i luv in trenggalek is dead) why? dunno. maybe aku memang bukan orang yang bener2 pernah mengikatkan diri pada seseorang dengan segitunya. maybe bener aku bilang aku mencintai laki-laki ini, trus mungkin aku juga pernah bilang bahwa aku suka, aku sayang dengan orang ini. aku peduli dengan seseorang. the truth is if i'm looking inside me again. aku ga segitunya mencintai seseorang. obses mungkin, but untuk mencintai dengan ideal (definisinya ada di otakku)...well i just dunno. aku belom pernah yang merasa bahwa this is it...i will do anything for her/him. sebenarnya apa sih rasa peduli itu? karena diotakku rasa itu tak lebih dari rasa yang mengharuskan kita untuk bersikap sewajarnya. bahwa sewajarnya jika kita melihat orang sakit kita ikut bersedih, bahwa sewajarnya jika kau mengucap "mencintaiku" maka aku akan bilang terima kasih or "aku juga mencintaimu" supaya kita ta menyakiti perasaannya. bahwa sewajarnya kita tidak menyakiti hati orang lain. yah...itu makna kosa kata peduli.
dulu banget aku pernah bilang pada beberapa orang bahwa aku akan memberikan nyawaku pada mreka sebagai tanda bahwa aku mencintainya. yah...karena saat itu aku berpikir bahwa nyawaku tidak ada artinya. aku bahkan ingin mati saat itu.
btw...aku cuman ingin cerita bahwa akhir2 ini banyak yang telah terjadi. salah satunya ya itu tadi jogja gempa. ada beberapa temanku disana, dan aku sudah memenuhi kewajibanku yaitu mencari kabar bahwa mereka baik2 saja. kemudian atas nama kemanusiaan aku juga menyumbangkan sesuatu (ah...aku mulai membenci diriku). barangkali bener kata primbon (yang membahas tentang wuku-ku)yaitu jika aku ta melakukan kejahatan sekali saja dalam sehari maka aku akan tertimpa sial (hahahaha..)
kejadian lain adalah aku keluar dari igloo. meninggalkan beberapa temen disana yang notabene sepertinya aku yang mengajak mereka masuk kesana. i'm sure mereka baik2 saja. effect yang paling nyata sih..bahwa aku ga iso ngenet sakarepku maneh.
yah sepertinya itu dulu yang bisa aku critakan..aku terlalu kehilangan konsentrasi untuk menulis terus (Seperti biasanya).
ok c u soon